Day 1 - Mudik ke NTB

(masih) 17 September 2009
Sekitar Pukul 14.30 aku dijemput oleh aa, sudah bersama ayah dan mama. Kami bergegas menuju bandara. Saat di bandara kami bertemu dengan rombongan tante nur dan keluarga. Kami harus "check in" (ini bukan c istilahnya, lupa ni saya ;p) pukul 17.00, tapi pukul 16.00, kami sudah tiba di bandara.

Hwaa,, ternyata barang bawaan keluarga ku banyak sekali (maklum ga ikut packing, jadi baru tau pas dibandara). Kami membawa 3 tas koper (berisi pakaian kami), 1 tas besar sekali (entah apa isinya, mungkin oleh-oleh buat orang sana), dan 4 buah tentengan plastik (aku rasa ini isinya makanan untuk kami berbuka nanti). Kami kerepotan sendiri. Maklum tak ada anak lelaki lagi di keluarga kami. Kalo dulu yang selalu bantu ayah untuk angkat-angkat barang adalah si aa. Tapi aa ga ikut, jadi ayah angkat-angkat sendiri, sesekali aku bantu (maklum tubuh kecil begini, diragukan oleh ayah dan mama untuk angkat-angkat barang..hehe). Mungkin solusi terbaik adalah aku harus segera mencari pendamping hidup. *NGACO!!! Hehe

Setelah menimbang barang dan memasukan barang di bagasi, kami bergegas shalat Ashar. Hmm,, sudah lama juga aku tidak ke bandara. Aku khan sekarang anak terminal dan stasiun (apa sih ga nyambung). Kami menunggu di ruangan A5, sungguh penuh ruangan itu. Tapi Alhamdulillah, ada seseorang wanita yang memberikan kursi kepadaku. Segala tujuan keberangkatan ada di ruangan itu. Aku mendengar ada keberangkatan menuju pontianak, kupang, denpasar dan lain-lain. Subhanallah, indonesia sungguh luas ya..

Pesawat kami baru berangkat pukul 18.50, ya masih cukup lama, waktu berbuka pun belum kunjung datang. Aku menghabiskan waktuku dengan si kitab kuning.

Tak terasa juga, sudah waktu berbuka. Mama langsung mempersiapkan makan untuk kami. Ternyata benar, plastik-plastik yang kami tenteng itu berisi makanan berbuka kami, yaitu nasi putih, ayam panggang, terong sambel ijo, kurma, jeruk, air mineral. Hwaa,, lengkap. Satu hal yang perlu ku beritahu, kalo urusan makan keluargaku nomor 1 deh. Kalo travel kemana pun pasti perbekalan makanannya selalu banyak. Hohoho

Kasarnya, kami keluarga doyan makan! ^^v

Selesai makan, kami bergegas shalat maghrib. Dan kembali duduk di ruang tunggu.
Dan tiba-tiba........

Ii: ma, itu kaya temen indri..
Ii: siapa ya,,
Mama: yang mana?
Ii: itu yang pake jilbab
Mama: (seperti biasa dengan frontal oksipital) dek, anak UI ya?

Si perempuan itu pun nengok dan terkejut sambil menghampiri ku.. dan cipika cipiki.. ^^

Dia: indri......
Dia: mau ke mana?
Ii: mau ke mataram
Dia: aku juga mau ke mataram
Ii: kamu asli mataram?
Dia: iya, orang tuaku di sana?
Ii: kamu merantau? PMDK ya?
Dia: iya..
Ii: hebat (dalam hati, berdecak kagum.. PMDK.. subhanallah...)
Dia: orang tua mu di sana?
Ii: engga.. ini aku pergi sama mama dan ayah.. yang di sana nenek..
Mama: tinggal dimana?
Dia: Praya
Ii: (dimana ya itu?) *terdiam*
Ii: koq ga bilang-bilang kalo orang NTB (pernyataan yang bodoh!)

Ya singkat cerita, begitu lah percakapan ku dengan AGIS, seorang Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia angkatan 2007. Sungguh tidak disangka-sangka, aku satu pesawat dengan temanku yang juga orang NTB. Hohoho

“kepada penumpang dengan nomor penerbangan ******* dengan tujuan keberangkatan Jakarta-Mataram, berpindah ke ruangan A3”

Kami pun langsung berdiri dan bergegas ke sana..
Bismillah.. kami pun naik pesawat..
Seperti biasa dikendaraan, aku selalu tertidur sampai tak terasa waktunya pesawatku untuk landing.

Ya Allah,, rasanya aku diperbatasan hidup dan mati..
Landingnya sungguh kasar..
Aku deg-deg.an sekali..
Mungkin sudah lama jantungku tidak bermain di dufan atau naik pesawat..
Betapa memalukannya aku sampai-sampai aku menggenggam tangan mamaku..
Aku sungguh deg-deg.an..


SELAMAT DATANG DI INDONESIA BAGIAN TENGAH!
SELAMAT DATANG DI NUSA TENGGARA BARAT!

Hmm,, aku sudah berada di daerah yang 1 jam lebih cepat dari Jakarta.
Saat itu sudah pukul 23.00 WITA (kurang lebih ya, soalnya ga liat jam).
Kami dijemput oleh oom Taufik (kakak dari mamaku), kami akan bermalam di rumahnya, pagi-pagi sekali aku akan berangkat menuju kampungku yang sebenarnya yaitu Bima-NTB. Apa kalian tau, kami naik apa? Naik BUS selama 12 jam..hohoho saya kira saya naik pesawat lagi. Ternyata kata mama, pesawatnya mahal.

Penasaran gimana rasanya 12 jam di dalam BUS?
Tunggu ya di tulisan saya berikutnya... ^^
----------------------------------- to be continued -----------------------------------------

1 comments:

Ohh,, kamu se pesawat ama agis.. Seru ya?
Aku juga kasar tuh landingnya, tapi g separah waktu dlu..
Pernah juga.. Hehe..
Alhamdulillah gpp kan?
Kamu lucu ya iii...
Lagi kena sindrom pendamping hidup nii?
Hahaha...