Tangisan Ikhlas

ya Allah,,
Ikhlas itu kata yang begitu mudah ku ucapkan...
tapi hingga detik ini seperti nya sulit untuk ku terapkan..

ya Allah,,
hiasi hatiku dengan kata ikhlas...
tak henti-hentinya aku menangis,,
hingga kadang aku tak tahu tangisan apa ini...

aku berusaha menjalani semuanya semampu ku..
aku belajar menjadi lebih baik semampu ku..

tapi apa daya,,
aku tak mampu membendung air mataku..
aku tak mampu membohongi hatiku...
aku belum ikhlas ya Allah....

ya Allah,,
jagalah hati ini..
ikhlaskan hati ini...
agar hati ini selalu bersih dan murni..
agar segala perbuatan ku semata-mata karena Mu...
hanya karena mengharap ridha-Mu ya Allah..

aku hanya seorang manusia,,
yang masih punya hati..
dan memiliki rasa...

ku mohon...
berikan kata IKHLAS itu..

-Bks, 25.10.09-

Monolog An-Nisa

Aku ingin menjadi bunga segar
Yang mekar mewangi di taman
Ingin dipagari duri-duri tajam
Agar tiada yang berani menyentuh apalagi mendekati
Tanpa sebab yang menghalalkan.

Aku ingin berasa aman
Dalam indah taman
Tenang tanpa gusar
Gembira tanpa iba.

Aku ingin senantiasa dihujani rahmat Tuhan
Ingin diiringi keridhoanNya
Dipayungi bawah awan lindunganNya
Agar selamat daripada panahan syaitan
Agar sejahtera daripada fitnah duniawi.

Tapi..
tatkala ini jiwa telah gelora
maka iman turut terkocak gelombang

Setibanya teguran Tuhan
Aku tersentak...

Baru kusadar keseronokan,
keindahan dan kebahagiaan yang aku kecapi
Terpesong dari landasan syariatNya

Lalu..
jiwa ini meronta saban hari
Minta dibebaskan daripada belenggu dosa noda
Sesaat tak terpadam ingatan dosa lalu
Yang semakin menimbun dalam catatan amalku...

Terbit nur insaf dari hati yang mulus
Syukur Tuhan masih menyayangi
Mujur tak tercampak ke lembah hina dan berlarutan dalam dosa
Kuyakin di langit sana masih luas terbuka
keampunan keridhoan dan rahmatNya..

Dan,sekali lagi ku utuhkan azam
aku ingin menjadi bunga segar yang mekar mewangi di taman
menanti hadir insan yang selayaknya memetikku menjadi hiasan hidupnya...
biarlah sepi hingga hujung nyawa...
asal tak sepi dari kasihNYA...



dikutip dari milis Remaja Masjid oleh *Nurul Izzati*

Mampukah aku menjadi wanita solehah?

Mampukah aku menjadi seperti Siti Khadijah?
Agung cintanya pada Allah dan Rasulullah
Hartanya diperjuangkan ke jalan fisabilillah
Penawar hati kekasih Allah
Susah dan senang rela bersama

Dapatkah kudidik jiwa seperti Siti Aishah?
Isteri rasulullah yang bijak
Pendorong kesusahan dan penderitaan
Tiada sukar untuk dilaksanakan

Mengalir air mataku
Melihat pengorbanan puteri solehah Siti Fatimah
Akur dalam setiap perintah
Taat dengan abuyanya yang sentiasa berjuang
Tiada memiliki harta dunia
Layaklah dia sebagai wanita penghulu syurga

Ketika aku marah
Ingin aku intipkan serpihan sabar
Dari catatan hidup Siti Sarah

Tabah jiwaku
Setabah umi Nabi Ismail
Mengendong anaknya yang masih merah
Mencari air penghilang dahaga

Di terik padang pasir merak
Ditinggalkan suami akur tanpa bantah
Pengharapannya hanya pada Allah
Itulah wanita Siti Hajar

Mampukah aku menjadi wanita solehah
Mati dalam keunggulan iman
Bersinar indah, harum tersebar
Bagai wanginya pusara Masyitah
"bersamalah kita wahai wanita menjadi serikandi yg diridhoi Allah.."
serikandi yang anggun bukan terletak pada wajahnya, kecantikannya,
lirikan mata dan senyuman menggodannya, tubuh badannya,
kehalusan kulitnya, lemah gemalai suaranya
tetapi pada akhlaknya yang mulia, keteguhan imannya dan
kekuatannya dalam memperthnkan dan memperjuangkan dirinya ke jalan Allah..
saya juga bukanlah wanita yang hebat tetapi untuk menuju kearahnya
kita perlu berusaha untuk memperbaiki diri
-salam muslimah- ^^


dikutip dari Milis Remaja Masjid oleh *daisyflawa*